GRANIT TILE & ANEKA BAHAN BANGUNAN BANJARMASIN

Aneka Artikel Dan Tips Seputar Dunia Bahan Bangunan Oleh Arsimetris Djaja Banjarmasin.

Kategori blog arsimetris djaja


- Artikel | 18 November 2019

Memahami Kualitas Dan Keawetan Granit tile Banjarmasin Arsimetris Djaja Bahan Bangunan Banjarmasin Kalimantan Selatan Untuk Kebutuhan Rumah Anda


Granit tile Banjarmasin memang sudah sangat berkembang pesat bagi pelaku bahan bangunan. Anda akan menemukannya dengan mudah di toko-toko keramik atau distributor keramik seperti Arsimetris Djaja Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan menjadi salah satu material yang favorit.

Kenapa? Granit tile Banjarmasin Arsimetris Djaja pada umumnya sangat berbeda dengan keramik. Hal yang paling mencolok antara Granit tile Banjarmasin dan keramik adalah kualitas bahannya. Tentu Granit tile Banjarmasin jauh lebih unggul jika kita kaitkan dengan kualitas material. Oleh sebab itu Arsimetris Djaja Banjarmasin sebagai salah satu toko Granit tile Banjarmasin dan Bahan Bangunan Banjarmasin menghadirkan solusi bagi ubin Anda dengan berbagai macam ukuran, pola/ motif dan kegunaan masing-masing tilenya.

Arsimetris Djaja Banjarmasin paham betul bahwa keramik dan Granit tile Banjarmasin tidak bisa disamakan begitu saja walaupun kesamaan penggunaan tile ini. Lebih tepatnya simak perbedaan penggunaan keramik dan Granit tile Banjarmasin.

1. Ukuran Tile

Pada awalnya, Granit tile Banjarmasin mengusung ukuran terkecil 60 x 60 cm. Berbeda dengan keramik, ukuran terkecil dipasaran bisa 25 x 25 cm. Jaman dahulu, ukuran tile yang besar sangat awam bagi masyarakat dan terkadang dianggap “aneh” karena tampilan 1 tile yang begitu besar.

Namun seiring berjalannya waktu dan konsep artistik desain bahan bangunan, ukuran bukan menjadi suatu masalah. Bahkan masyarakat sekarang justru menganggap semakin besar ukuran tile, akan semakin bagus tampilannya selain perawatannya yang mudah.

2. Presisi Tile

Proses produksi dan pengolahan Granit tile Banjarmasin dan keramik tentu berdampak pada presisi masing-masing tile tersebut. Dengan bahan-bahan tertentu di masing-masing tile akan berdampak terhadap kualitas tile, ketahanan bahkan presisi tile itu sendiri.

3. Proses Pembuatan Tile

Proses pembuatan masing-masing tile tentu menjadi faktor penting untuk mengetahui kekuatan dan keawetan suatu tile. Granit tile Banjarmasin dan Keramik tentu memiliki proses pembuatan yang berbeda.

#Granit tile Banjarmasin diproduksi melalui proses pembakaran di suhu yang lebih tinggi (1230° C) dan diproses dengan kekuatan 7200 PH. Dengan kekuatan pembakaran seperti wajar bila material yang ada di dalam Granit lebih menyatu dan padat

#Keramik diproduksi melalui proses pembakaran juga pada suhu sekitar 1000° C. Walaupun keras dan kaku, keramik memiliki sifat rapuh.

4. Kekuatan Tile

Setelah mengetahui bahwa proses pembakaran tile mempengaruhi kekuatan tile, terbukti bahwa Granit tile Banjarmasin lebih kuat dibandingkan dengan keramik.

Modulus of repture atau kekuatan keramik tercatat ada pada kisaran 300 kg/cm2, Granit tile Banjarmasin kekuatannya lebih besar, yaitu sekitar 450 kg /cm2

5. Ketahanan Noda

Proses pembakaran pada Granit tile Banjarmasin juga melalui proses kristalilasi dan pembakaran dipadu dengan teknologi modern masing-masing produsen. Salah satunya Arsimetris Djaja Banjarmasin toko Granit tile Banjarmasin dan Bahan Bangunan Banjarmasin, memahami celah pada tile sangat riskan terhadap noda. Dengan berbasis teknologi dari luar negeri dipadu dengan kebiasaan masyarakat Indonesia, Granit tile Banjarmasin Arsimetris Djaja lebih padat dan pori-pori yang ada pada celah sangat tertutup rapat.

Berbeda dengan Granit tile Banjarmasin, keramik justru tidak memproses hingga kesana. Proses pembakaran yang lebih kecil dibanding Granit tile Banjarmasin tentu membuat keramik gampang kotor bahkan bisa saja noda yang menempel di keramik bisa berbekas dan tidak bisa dibersihkan karena celah pada material tidak tertutup rapat.